Dari SLB ke SKH: Langkah Empatik Disdik Kalteng untuk Pendidikan Inklusif

Palangka Raya – mediadigitalupdate.com – Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah terus menunjukkan keberpihakan terhadap pendidikan inklusif. Salah satu langkah nyata yang diapresiasi publik adalah perubahan nama Sekolah Luar Biasa (SLB) menjadi Sekolah Khusus (SKH).
‎
‎Plt. Kadisdik Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, mengungkapkan bahwa perubahan tersebut lahir dari aspirasi masyarakat.
‎
‎“Kami menerima banyak masukan dari orang tua murid. Mereka berharap istilah yang lebih menghargai anak-anak berkebutuhan khusus. Dalam waktu tiga bulan, semua SLB resmi menjadi SKH,” jelasnya.
‎
‎Kebijakan ini disebut sejalan dengan semangat transparansi dan keterbukaan informasi, di mana setiap aspirasi publik dijadikan dasar penyusunan kebijakan.
‎
‎Selain itu, Reza menegaskan, Disdik Kalteng kini membuka ruang komunikasi publik yang luas melalui PENA Kalteng.
‎
‎“Semua masukan bisa disampaikan langsung. Kami ingin masyarakat menjadi bagian dari perbaikan pendidikan,” ucapnya.
‎
‎Transformasi ini dinilai sebagai momentum penting menuju pendidikan yang inklusif dan partisipatif di Kalimantan Tengah.(AR)