GDAN Gandeng Wanita Islam, Dorong Kampung Puntun Bersih dari Narkoba

Palangka Raya, Mediadigitalupdate.com – Peran keluarga, khususnya ibu, dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah penyalahgunaan narkotika di lingkungan masyarakat. Upaya tersebut dilakukan Gerakan Dayak Anti Narkoba (GDAN) bersama Pimpinan Daerah (PD) Wanita Islam Kota Palangka Raya melalui kegiatan keagamaan dan sosialisasi di Kampung Puntun. Kegiatan bertema “Ibu Tangguh, Keluarga Bersinar – Bersih Narkoba: Selamatkan Anak dan Keluarga dari Bahaya Narkoba” itu dilaksanakan di Posko Terpadu GDAN, Kampung Puntun, Rabu (4/11/2026). Sejumlah ibu dan warga setempat turut mengikuti kegiatan yang diisi dengan pengajian serta penyampaian edukasi tentang bahaya narkoba.

Dalam kegiatan tersebut, Ustaz Marzuki menyampaikan tausiah mengenai pentingnya menjaga diri dan anggota keluarga dari pengaruh narkotika. Ia mengingatkan bahwa orang tua memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan bimbingan dan perlindungan kepada anak-anak.

Ketua PD Wanita Islam Kota Palangka Raya, Sumariyani, menyambut baik kerja sama dengan GDAN. Menurutnya, kaum perempuan, terutama para ibu, mempunyai peran strategis dalam membangun keluarga yang tangguh terhadap ancaman penyalahgunaan narkoba. Melalui kegiatan tersebut, pihaknya ingin meningkatkan kepedulian para ibu terhadap pergaulan dan masa depan anak-anak, termasuk di kawasan Kampung Puntun yang selama ini mendapat stigma sebagai daerah rawan peredaran narkoba. Sumariyani menegaskan bahwa ibu merupakan pendidik pertama bagi anak dalam keluarga. Oleh sebab itu, penanaman nilai-nilai agama, pengawasan, dan komunikasi yang baik perlu terus diperkuat agar anak tidak mudah terpengaruh lingkungan negatif.

Sementara itu, Ketua DPP GDAN, Sadagori Henock Binti atau yang akrab disapa Ririen Binti, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan Kampung Puntun. Ia menyebutkan, sebagian besar warga setempat ingin menjalani kehidupan yang baik. Karena itu, masyarakat perlu mendapat dukungan agar tidak terpengaruh aktivitas peredaran narkoba di sekitar tempat tinggal mereka. Ririen menjelaskan, GDAN menggandeng Wanita Islam karena ibu memiliki posisi penting dalam membangun ketahanan keluarga. Pendekatan keagamaan diharapkan dapat mendorong para ibu untuk lebih aktif mengingatkan anggota keluarganya agar menjauhi narkotika.

Selain sosialisasi, GDAN juga berharap Posko Terpadu yang telah dibangun di Kampung Puntun mendapat dukungan dari aparat kepolisian, baik Polda Kalimantan Tengah maupun Polresta Palangka Raya. Menurut Ririen, posko tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai pusat edukasi sekaligus tempat pengawasan lingkungan. Ia mengusulkan adanya patroli dan penjagaan secara rutin selama 24 jam untuk memperkuat upaya pencegahan peredaran narkoba.(red)