KAPUAS, Mediadigitalupdate.com – Suasana penuh keakraban mewarnai reuni Buser Legend Polres Kapuas di D’Silva Cafe, Anjir Serapat Kilometer 7, Kecamatan Kapuas Timur, Kabupaten Kapuas, Sabtu (5/9/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum bagi para personel yang pernah bertugas di jajaran reserse Polres Kapuas untuk kembali berkumpul, mengenang kebersamaan, berbagi pengalaman, sekaligus mempererat tali silaturahmi.

Reuni diikuti sejumlah purnawirawan yang pernah menjadi bagian dari tim Buser Polres Kapuas, di antaranya Dwianto, Trio Handoko, Suharto dan Rizal. Hadir pula AKP H. Memet, salah satu personel Buser pada 2009 yang hingga kini masih aktif bertugas. Dua wartawan, Suhartoyo dan Ali Surakhman, turut hadir dalam pertemuan tersebut. Keduanya pernah menjadi mitra Buser dalam menjalankan tugas jurnalistik, sehingga kehadiran mereka menambah hangat suasana reuni.

Beragam cerita masa lalu kembali mengalir. Para peserta mengenang pengalaman saat bertugas di lapangan, termasuk ketika bersama-sama melakukan penyelidikan dan pengungkapan sejumlah kasus di wilayah hukum Polres Kapuas. Canda dan tawa pun pecah ketika satu per satu kenangan masa lalu kembali diceritakan. Meski sebagian telah purnawirawan dan sebagian lainnya masih aktif berdinas, ikatan persaudaraan yang terbentuk selama menjalankan tugas tetap terjaga. Salah satu pengalaman yang kembali dikenang adalah keberhasilan pengungkapan kasus pencurian dengan kekerasan (curas) di wilayah Terusan.
Bagi para personel Buser saat itu, pengungkapan kasus tersebut menjadi salah satu bagian dari perjalanan tugas yang sulit dilupakan. Mulai dari proses penyelidikan, pengejaran hingga penangkapan pelaku menjadi cerita tersendiri yang kini dikenang dengan senyum dan rasa bangga.
Pesan untuk Personel yang Masih Aktif
Dalam kesempatan tersebut, Trio Handoko berpesan kepada personel yang masih aktif agar senantiasa memegang teguh profesionalisme dalam menjalankan tugas. “Laksanakan tugas secara profesional. Jangan lakukan pelanggaran. Layani masyarakat dengan baik,” pesannya.
Pesan serupa disampaikan Dwianto. Ia mengingatkan personel yang masih aktif agar selalu berhati-hati dalam menjalankan tugas serta menjaga kekompakan dan jiwa korsa. “Jaga kekompakan. Jiwa korsa reserse harus terus dipupuk. Jauhi narkoba,” tegasnya.
Sementara itu, Rizal mengaku bangga dapat kembali berkumpul bersama rekan-rekan seperjuangan. Menurutnya, berbagai perjalanan dan tantangan selama menjalankan tugas bersama merupakan pengalaman berharga. “Alhamdulillah tugas dilewati dengan baik,” ucap Rizal.
Hal senada disampaikan Suharto. Ia mengaku bersyukur karena silaturahmi di antara para personel yang pernah bertugas bersama masih terus terjaga hingga sekarang. “Bersyukur dan senang silaturahmi dapat terus terjaga,” katanya.
Momentum Meminta Wejangan Senior
Sementara AKP H. Memet mengatakan, reuni tersebut bukan hanya menjadi ajang bernostalgia, tetapi juga kesempatan untuk menyerap pengalaman dan meminta wejangan dari para senior yang telah lebih dahulu menjalankan tugas sebagai anggota reserse. “Melalui kegiatan ini kita bernostalgia. Kami juga meminta wejangan kepada para senior,” ujar Memet.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada para senior apabila selama menjalankan tugas bersama terdapat kesalahan maupun kekhilafan. Menurutnya, perjalanan sebagai anggota reserse memiliki banyak pengalaman dan tantangan. Karena itu, nasihat dari para senior menjadi bagian penting untuk terus menjaga profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugas.
Pertemuan kemudian ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama. Reuni tersebut menjadi pengingat bahwa meski masa tugas dan status kedinasan telah berubah, hubungan persaudaraan yang terbangun selama bertugas tetap dapat dipelihara. Bagi keluarga besar Buser Legend Polres Kapuas, kebersamaan bukan hanya tentang masa lalu, tetapi juga tentang menjaga silaturahmi dan persaudaraan yang telah terjalin selama menjalankan pengabdian(Ali)