KARHUTLA DI PUNCAK KEMARAU, AGUSTIAR DORONG SINERGI TOTAL

PALANGKA RAYA, mediadigitalupdate.com – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membutuhkan keterlibatan dan sinergi seluruh unsur. Hal ini dinilai penting mengingat Kalteng tengah menghadapi puncak musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko karhutla.

Penegasan tersebut disampaikan Agustiar saat memimpin Rapat Evaluasi Pencegahan dan Penanganan Karhutla Provinsi Kalimantan Tengah di Aula Jayang Tingang Lantai II Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (3/9/2026). Rapat dihadiri unsur Pemerintah Provinsi Kalteng, Forkopimda, serta para bupati dan wali kota se-Kalimantan Tengah.

Agustiar mengibaratkan penanganan karhutla seperti lari maraton. Menurutnya, kondisi kemarau yang diperkirakan masih berlangsung hingga akhir Oktober atau bahkan awal November membutuhkan kesiapan, ketahanan, konsistensi, serta kerja sama lintas sektor.

“Kita harus siap menghadapi kondisi yang panjang, bukan hanya hari ini. Dampaknya juga harus kita tangani, termasuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat terpenuhi dan dukungan anggaran tersedia,” tegasnya.

Ia menekankan, penanganan karhutla tidak boleh hanya berorientasi pada pemadaman api. Dampak yang muncul akibat kebakaran, termasuk gangguan terhadap masyarakat, kesehatan dan kebutuhan dasar, juga harus menjadi perhatian pemerintah.

Dalam rapat tersebut, Pemerintah Provinsi Kalteng bersama Forkopimda juga menandatangani Maklumat Bersama sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat pencegahan dan penanganan karhutla.

Gubernur berharap maklumat tersebut tidak sekadar menjadi dokumen formal, tetapi benar-benar diterapkan melalui langkah nyata di lapangan.

“Penanganan karhutla membutuhkan kerja bersama. Pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, TNI-Polri, dunia usaha, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan harus bergerak bersama,” ujarnya.

Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci untuk mempercepat respons ketika terjadi kebakaran, mencegah api meluas, sekaligus meminimalkan dampak terhadap masyarakat dan lingkungan.

Dengan kondisi musim kemarau yang masih berpotensi berlangsung dalam beberapa bulan ke depan, seluruh daerah di Kalteng diminta tetap meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.

Pemerintah Provinsi Kalteng memastikan upaya pencegahan dan penanganan karhutla akan terus diperkuat melalui koordinasi, kesiapan personel dan sarana prasarana, serta perlindungan terhadap masyarakat yang terdampak.(kaer)