Palangka Raya, Mediadigitalupdate.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) menggelar Sosialisasi dan Koordinasi Penyusunan Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Ranwal RKPD) Provinsi dan Kabupaten/Kota Tahun 2027. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula BAPPERIDA Provinsi Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Senin (19/1/2026).
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah yang juga menjabat sebagai Kepala BAPPERIDA Provinsi Kalteng, Leonard S. Ampung, dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan, menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh terkait tematik pembangunan, tahapan penyusunan, kamus usulan, prioritas, serta sasaran pembangunan yang telah dirumuskan dalam Ranwal RKPD Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2027. “Dokumen Ranwal RKPD disusun sebagai jembatan antara Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dengan penganggaran tahunan melalui APBD. Dokumen ini juga menjadi pedoman bagi seluruh perangkat daerah dalam menyusun Rencana Kerja masing-masing,” ujar Leonard.
Leonard menjelaskan bahwa Ranwal RKPD Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2027 mengacu pada tema pembangunan RPJMD Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025–2029, yaitu “Peningkatan Skala Aktivitas Ekonomi Daerah dan Kualitas Tata Kelola Pemerintahan”. Berdasarkan tema tersebut, Pemprov Kalteng menetapkan delapan prioritas pembangunan daerah.
Delapan prioritas tersebut meliputi pelaksanaan Program Prioritas Kartu Huma Betang Sejahtera, pembangunan infrastruktur jalan dan revitalisasi lintas kota, serta inisiatif pembangunan wilayah khusus Delta Kalteng Ekonomi Eksklusif. Selain itu, pemerintah juga memprioritaskan pemberdayaan keunggulan lokal berbasis kearifan budaya guna meneguhkan Kalimantan Tengah sebagai provinsi yang Belom Bahadat, peningkatan kesejahteraan dan harmoni sosial masyarakat pedesaan, serta peningkatan kualitas layanan kesehatan melalui perluasan akses pelayanan bagi masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Leonard menegaskan bahwa delapan prioritas pembangunan ini merupakan perhatian bersama karena menjadi dampak langsung yang diharapkan dari pelaksanaan tujuan serta sasaran Visi dan Misi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah.
Untuk mendukung perencanaan yang sistematis dan terarah, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah telah merumuskan sebanyak 80 Kamus Usulan. Kamus ini menjadi acuan dalam penyusunan Pokok Pikiran DPRD, penyaluran aspirasi masyarakat, serta usulan program dari pemerintah kabupaten dan kota.
Sebagai bentuk penguatan peran BAPPERIDA selaku mitra strategis perangkat daerah, Leonard juga menyampaikan bahwa telah diterbitkan Surat Edaran Sekretaris Daerah serta Instruksi Kepala BAPPERIDA terkait petunjuk teknis pelaksanaan Forum Perangkat Daerah dan Forum Lintas Perangkat Daerah. Petunjuk teknis tersebut menjadi pedoman bagi masing-masing bidang teknis dalam menelaah dan merumuskan perencanaan pembangunan sesuai dengan tugas dan fungsinya.
Lebih lanjut, Leonard berharap forum sosialisasi dan koordinasi ini mampu menghadirkan dinamika positif serta masukan konstruktif guna menyempurnakan rancangan awal RKPD. Ia menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh peserta agar perencanaan yang disusun benar-benar relevan, terukur, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara berkeadilan. “Diharapkan kabupaten dan kota dapat menyesuaikan kembali jadwal dan tahapan perencanaan agar lebih sinergis. Mari kita manfaatkan forum ini dengan semangat keterbukaan dan kolaborasi untuk mewujudkan Provinsi Kalimantan Tengah yang Bermartabat, Berkah, Maju, dan Berkelanjutan,” pungkasnya. (kaer)
