Palangka Raya, mediadigitalupdate.com – Capaian digitalisasi pendidikan Kalimantan Tengah kembali menjadi contoh skala nasional setelah dipresentasikan oleh Wakil Gubernur H. Edy Pratowo di Rakor Kemendikdasmen 2026, Kamis (13/11/2025).
Hadir bersama Plt. Kadisdik Muhammad Reza Prabowo dan mewakili Gubernur H. Agustiar Sabran, Wagub menjelaskan bahwa digitalisasi Kalteng dirancang untuk menjawab hambatan akses di wilayah pedalaman.
Wagub mengungkap bahwa luas wilayah mencapai 153.000 km² dengan permukiman terpencar menyebabkan ketimpangan akses internet. Untuk itu, Pemprov memasang Starlink dan panel surya di titik-titik yang tidak terlayani jaringan.
Selain itu, Pemprov menyediakan ribuan papan tulis interaktif yang menjadi tulang punggung pembelajaran digital. “Ini memastikan siswa di pelosok mendapat kualitas pembelajaran yang sama seperti di kota,” ujarnya.
Wagub juga menyoroti pentingnya penguatan bahasa asing. Ia menyebut lima bahasa prioritas, yaitu Inggris, Jepang, Jerman, Arab, dan Perancis, agar siswa memiliki daya saing global.
Sementara itu, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa langkah Kalteng sejalan dengan program nasional digitalisasi 2026. “Kalteng membuktikan bahwa geografi bukan hambatan, tetapi tantangan yang bisa dijawab,” ucapnya.
Forum tersebut mendapatkan banyak apresiasi dari daerah lain yang menjadikan Kalteng sebagai referensi dalam menyusun peta jalan digitalisasi pendidikan.(ar/red)
