Milad HMI ke-79, Gubernur Agustiar Soroti Hak Dayak dan Akses Pendidikan Pedalaman

Palangka Raya, mediadigitalupdate.com – Peringatan Milad ke-79 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Silaturahmi Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kalimantan Tengah, Sabtu (14/2/2026), menjadi panggung pernyataan tegas Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran.

Dalam suasana penuh semangat kader dan alumni, Agustiar menekankan bahwa pembangunan Kalimantan Tengah tidak boleh meninggalkan akar budaya dan hak masyarakat lokal, khususnya masyarakat Dayak.

“Pembangunan harus adil. Hak-hak masyarakat Dayak harus diangkat, kearifan lokal harus dijaga, dan kesejahteraan harus dirasakan sampai ke pedalaman,” tegasnya.

Ia menilai HMI memiliki posisi strategis sebagai kekuatan moral dan intelektual yang mampu mengawal pembangunan agar tidak sekadar berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada keadilan sosial dan harmoni kehidupan beragama.

Tema “Hikmat HMI untuk Kalimantan” disebutnya bukan sekadar slogan, melainkan panggilan untuk bekerja nyata dari desa, pesisir, hingga pusat kota. Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen menghadirkan hunian sehat, memperkuat kelas menengah, serta menjaga persatuan dalam bingkai NKRI.

Sorotan tajam juga diarahkan pada sektor pendidikan. Gubernur menegaskan komitmen agar generasi muda di wilayah terpencil tidak lagi terhambat melanjutkan pendidikan tinggi akibat keterbatasan biaya dan akses.

Meski dihadapkan pada tantangan fiskal dan keterbatasan anggaran, Pemprov Kalteng tetap memprioritaskan pembangunan di bidang pendidikan, kesejahteraan sosial, dan infrastruktur dasar.

“Kalau kita ingin Kalimantan maju, maka pembangunan harus dimulai dari masyarakat paling bawah. Tidak boleh ada yang tertinggal,” tandasnya penuh penekanan.(Kaer)