Palangka Raya, Mediadigitalupdate.com – Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Tengah melakukan pertemuan dengan Badan Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Provinsi Kalimantan Tengah dalam rangka mendorong peningkatan ekspor produk perikanan secara langsung dari Kalimantan Tengah, tanpa melalui daerah lain. Kepala BKHIT Provinsi Kalimantan Tengah, Sondang S., bersama jajaran disambut oleh Kepala Dislutkan Provinsi Kalimantan Tengah, Sri Widanarni, di ruang kerja Kepala Dislutkan, Senin (26/1/2026).
Pertemuan tersebut membahas berbagai tantangan dan peluang ekspor produk perikanan di Kalimantan Tengah, mulai dari keterbatasan penerbangan dan jalur distribusi hingga pentingnya intervensi serta dukungan pemerintah daerah agar produk perikanan mampu memenuhi persyaratan karantina dan standar ekspor.
Kepala Dislutkan Provinsi Kalimantan Tengah, Sri Widanarni, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam meningkatkan daya saing produk perikanan daerah di pasar internasional. “Kami mendorong sinergi antara Dislutkan dan Badan Karantina agar produk perikanan Kalimantan Tengah dapat diekspor langsung dari daerah. Hal ini penting untuk meningkatkan nilai tambah serta mempercepat akses pasar bagi pelaku usaha perikanan,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa penguatan mutu produk merupakan faktor krusial agar komoditas perikanan Kalimantan Tengah dapat diterima di pasar ekspor. “Standar mutu harus kita jaga bersama. Pemerintah daerah siap mendukung langkah-langkah yang diperlukan agar produk perikanan memenuhi persyaratan karantina dan ekspor,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala BKHIT Provinsi Kalimantan Tengah, Sondang S., menyatakan pihaknya siap memberikan dukungan dan fasilitasi sesuai dengan kewenangan yang dimiliki, sepanjang persyaratan teknis dan administratif dapat dipenuhi. “Pada prinsipnya, karantina siap memfasilitasi ekspor produk perikanan dari Kalimantan Tengah. Selama persyaratan terpenuhi, kami terbuka untuk mendukung ekspor langsung agar tidak perlu transit ke daerah lain,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi yang kuat serta intervensi pemerintah daerah untuk mendorong peningkatan volume dan kontinuitas ekspor produk perikanan. “Dengan sinergi yang kuat dan dukungan pemerintah daerah, kami optimistis ekspor perikanan dari Kalimantan Tengah dapat meningkat dan pelaku usaha perikanan bisa berkembang lebih baik,” pungkasnya.
Melalui pertemuan ini, Dislutkan Provinsi Kalimantan Tengah dan Badan Karantina sepakat memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam mendukung pengembangan ekspor produk perikanan sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. (kaer)
