Palangka Raya, Mediadigitalupdate.com – Menjelang perayaan Tahun Baru, harga cabai di Kota Palangka Raya mengalami kenaikan cukup signifikan. Meski demikian, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin memastikan kondisi inflasi daerah hingga akhir tahun masih dalam kategori terkendali. “Untuk Kota Palangka Raya sampai dengan per tanggal 29 hari Senin ini, kenaikan harga hanya terjadi pada cabai. Baik cabai keriting maupun cabai rawit, dengan kenaikan tertinggi pada cabai rawit,” ujar Fairid, kepada sejumlah awak media, Senin (29/12/2025).
Ia menyebutkan, harga cabai rawit mengalami kenaikan sekitar 43 persen, sementara cabai keriting naik sekitar 30 persen. Adapun komoditas bahan pokok lainnya masih berada dalam kondisi stabil dan tidak mengalami lonjakan harga. “Komoditas lainnya masih dalam situasi aman dan tidak ada permasalahan harga,” jelasnya.
Fairid menjelaskan, kenaikan harga cabai tersebut tidak hanya terjadi di Palangka Raya, tetapi juga secara nasional. Namun demikian, lonjakan harga bukan disebabkan oleh keterbatasan pasokan, melainkan meningkatnya permintaan masyarakat. “Secara nasional memang terjadi kenaikan, tetapi dari sisi stok sebenarnya tidak ada masalah, baik secara nasional maupun di Kota Palangka Raya. Kemungkinan besar karena permintaan yang meningkat,” katanya.
Menurut Fairid, meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, serta agenda keagamaan seperti Haul Guru Sekumpul, turut memengaruhi tingginya permintaan cabai di pasaran.“Selain faktor-faktor tersebut, untuk komoditas lainnya hingga saat ini tidak ada permasalahan,” pungkasnya.(kaer)
Penulis : Karina
Editor : Noor Ivansyah
