Palangka Raya, mediadigitalupdate.com – Evaluasi terhadap program bantuan pendidikan masa lalu menjadi pelajaran penting bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam merumuskan kebijakan baru. Hal ini diungkapkan Plt. Kadisdik Kalteng Muhammad Reza Prabowo, Senin (15/12/2025).
Reza menjelaskan, pada pelaksanaan program TABE sebelumnya, ditemukan sejumlah persoalan dalam pendataan penerima bantuan.
“Daftar penerima saat itu dicek kembali oleh BPK, dan banyak yang ternyata tidak masuk DTKS, padahal saat verifikasi datanya lengkap,” ujarnya.
Kondisi tersebut menimbulkan keprihatinan karena banyak anak dan mahasiswa yang sebenarnya tidak mampu justru tidak diakui secara administratif.
Menurut Reza, evaluasi ini menjadi dasar perbaikan agar kebijakan pendidikan ke depan lebih adil dan tepat sasaran.
Ia menegaskan, pemerintah tidak ingin kesalahan serupa terulang pada program pendidikan gratis yang saat ini dijalankan.
Dengan pembenahan sistem verifikasi, Pemprov Kalteng berupaya memastikan bantuan pendidikan benar-benar menyentuh yang membutuhkan.(ana/red)
