Tutup Kiprah di PORNAS XVII Korpri 2025, Kontingen Kalteng Boyong Dua Medali Perunggu

Palangka Raya, mediadigitalupdate.com – Kontingen Provinsi Kalimantan Tengah resmi menutup perjuangannya pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PORNAS) XVII Korpri Tahun 2025 di Palembang, Sumatera Selatan, dengan torehan dua medali perunggu dari cabang olahraga tenis meja.

Meski belum berhasil meraih medali emas, hasil ini menjadi catatan membanggakan bagi ASN Kalteng yang menunjukkan peningkatan performa dan semangat juang di tingkat nasional.

PORNAS XVII Korpri 2025 yang berlangsung pada 3–11 Oktober 2025 tercatat sebagai ajang terbesar sepanjang sejarah penyelenggaraan Korpri. Sebanyak 9.305 peserta dari 102 kontingen Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Provinsi se-Indonesia turut ambil bagian, meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan PORNAS Korpri 2023 di Semarang yang diikuti 4.959 peserta.

Dari jumlah tersebut, hanya 48 kontingen yang berhasil membawa pulang medali, menandakan ketatnya persaingan dan meratanya kualitas atlet ASN di seluruh Indonesia.

Dari 13 cabang olahraga yang diikuti, Kontingen Kalimantan Tengah berhasil menyabet dua medali perunggu masing-masing dari Tenis Meja Beregu Putra Umum dan Tenis Meja Beregu Putra Eksekutif.

Ketua Bapor Korpri Provinsi Kalimantan Tengah, Herson B. Aden, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh atlet, pelatih, dan ofisial atas dedikasi dan perjuangan yang telah ditunjukkan.

“Kami bangga dan bersyukur atas perjuangan luar biasa seluruh kontingen Kalteng. Dua medali perunggu ini bukan sekadar angka, tetapi simbol kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah ASN Kalimantan Tengah,” ujar Herson, Minggu (12/10/2025).

Ia menegaskan, capaian ini akan menjadi modal penting menuju PORNAS XVIII Korpri di Lampung tahun 2027.

“Kita mungkin belum di podium tertinggi, namun kita sudah menapaki tangga kemajuan. Ke depan, pembinaan akan diperkuat dan akses latihan diperluas agar ASN Kalteng semakin siap bersaing di tingkat nasional,” tambahnya.

Herson juga menyebut, sejumlah cabang olahraga menunjukkan kemajuan signifikan, di mana beberapa atlet berhasil menembus babak delapan besar dan 16 besar. Ke depan, pembinaan berkelanjutan dan peningkatan kualitas latihan akan menjadi fokus utama untuk meraih hasil yang lebih optimal pada ajang-ajang berikutnya.